Karangan Bunga = Bouquet Bunga ??

Bang beli karangan bunga dong!

Sering kali para penjual bunga mendengar kalimat itu dari para pembelinya. Dan yang mereka berikan adalah buket bunga. Masyarakat sudah terbiasa menyebut buket bunga dengan karangan bunga. Peminatnya pun banyak, mulai dibeli untuk hadiah kekasih, pernikahan, ulang tahun atau wisuda. Begitu besar antusias pasar terhadap karangan bunga berupa buket bunga membuat seolah-olah karangan bunga identik dengan buket bunga.  Padahal karangan bunga sendiri mempunyai arti  rangkaian bunga yang digunakan untuk memberikan ucapan selamat dan ucapan turut berduka cita. Bentuknya pun beraneka ragam, ada bunga papan, bunga buket dan bunga standing.

Baca juga: Toko Karangan Bunga Online Samarinda


Kalau dilihat dari sejarahnya, sebenarnya karangan bunga memiliki nama yang berbeda-beda dengan arti yang berbeda-beda pula. Yuk kita simak dulu nama-nama karangan bunga yang ada sejak zaman dahulu

  1. Rangkaian bunga “Tussie-Mussie atau Posy” , jenis buket bunga ini biasa diberikan oleh suatu pasangan yang ingin mengirim pesan satu sama lain.
  2. Garland adalah rangkaian bunga dan daun yang dipakai di kepala atau digantung sebagai hiasan.
  3. Wreath adalah karangan bunga, daun, atau batang yang diikat dalam sebuah cincin dan digunakan sebagai dekorasi atau sebagai ucapan duka cita.
  4. Buttonniere adalah bunga tunggal sebagai dekorasi pakaian yang dikenakan oleh laki-laki.
  5. Rangkaian bunga buttonniere biasanya digunakan untuk acara-acara khusus yang menggunakan pakaian formal seperti di wisuda, pemakaman, dan pernikahan. Perempuan yang mengenakan jaket juga dapat menggunakan jenis karangan bunga ini, tetapi biasanya seorang wanita akan memakai korsase.
  6. Corsage atau korsase adalah buket bunga kecil bunga yang dikenakan pada gaun wanita atau pada pergelangan tangannya untuk acara formal.
Yang paling sering kita temui adalah karangan bunga pernikahan. Menurut kebudayaan barat, pengantin wanita akan terus memegang buket bunga pengantin dan pendampingnya akan memegangnya selama upacara pernikahan. Setelah upacara pernikahan, pengantin wanita akan melemparkan hand bouqet pengantin tersebut keatas, dan diyakini bahwa siapa pun yang dapat menangkap rangkaian bunga pengantin tersebut akan segera menikah. Tak hanya pengantin wanita saja, teman dekat atau pendamping pengantin juga membawa buket bunga lhooohhh.. ini nih contohnya...

Seiring perkembangan zaman, karangan bunga berupa buket bunga tak hanya digunakan pada pernikahan modern seperti pada kebudayaan barat, pernikahan tradisional pun juga menggunakan buket bunga.


Selain itu, karangan bunga jenis buket bunga semakin nge-hits karena semakin banyak orang yang menggunakan buket bunga sebagai ungkapan cinta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toko Bunga Bangetayu Kulon, Genuk, Semarang

Bunga Segar Semarang

Bunga Segar